Humanoid Robots in Industry: Siemens POC Success

Robot Humanoid dalam Industri: Keberhasilan POC Siemens

Adminubestplc|
Humanoid dan Siemens menyelesaikan bukti konsep yang sukses untuk robot humanoid dalam logistik industri, mencapai metrik kinerja utama.

Robot Humanoid Memasuki Pabrik: Bukti Konsep yang Berhasil dengan Siemens

Era Baru untuk Logistik Industri Dimulai

Humanoid, sebuah perusahaan AI dan robotika yang berbasis di Inggris, telah bermitra dengan Siemens. Bersama-sama, mereka menyelesaikan bukti konsep yang signifikan. Uji coba ini berhasil menerapkan robot humanoid dalam lingkungan logistik industri nyata. Oleh karena itu, ini menandai langkah besar menuju otomatisasi praktis.

Tugas Tote-ke-Konveyor: Uji Coba Pertama yang Praktis

Proyek ini fokus pada pekerjaan logistik yang berulang namun penting. Robot secara otonom mengambil tote plastik dari tumpukan penyimpanan. Kemudian robot mengangkut dan meletakkannya ke sistem konveyor. Urutan ini berlanjut sampai tumpukan kosong. Akibatnya, pengujian membuktikan kemampuan robot menangani tugas monoton secara andal.

Validasi Dua Fase Menjamin Kesiapan Dunia Nyata

Proof of concept melibatkan dua tahap kritis. Pertama, tim Humanoid mengembangkan kembaran fisik untuk pengujian internal. Ini memungkinkan optimasi dan iterasi cepat. Kedua, dilakukan penyebaran di lokasi selama dua minggu di pabrik Siemens di Erlangen. Di sini, mitra mengevaluasi robot dalam lingkungan produksi nyata.

Metrik Kinerja Melebihi Ekspektasi

Robot humanoid otonom memenuhi semua metrik kinerja target. Robot ini mencapai throughput 60 perpindahan tote per jam. Selain itu, robot ini menangani dua ukuran tote yang berbeda dengan efektif. Sistem ini menunjukkan operasi berkelanjutan selama lebih dari 30 menit. Total waktu operasi juga melebihi delapan jam selama penilaian.

Analisis Ahli: Signifikansi Kemitraan Ini

Kolaborasi ini lebih dari sekadar pengujian sederhana. Ini memvalidasi peran robot humanoid dalam otomatisasi pabrik yang kompleks. Robot industri tradisional unggul dalam tugas tetap dan berulang. Namun, desain humanoid menawarkan mobilitas dan kemampuan beradaptasi yang lebih baik. Mereka dapat menavigasi ruang yang dirancang untuk manusia. Ini membuat mereka ideal untuk peran logistik dinamis dan penanganan material.

Dari perspektif sistem kontrol, integrasi robot seperti ini memerlukan jaringan PLC dan DCS yang kuat. Komunikasi yang mulus antara robot dan infrastruktur pabrik sangat penting. Keberhasilan POC ini menunjukkan tantangan integrasi ini dapat diatasi. Kemungkinan besar kita akan melihat lebih banyak pilot di manufaktur elektronik dan otomotif segera.

Skenario Aplikasi: Meningkatkan Otomatisasi Fleksibel

Kasus penggunaan ini menunjukkan solusi jelas untuk logistik aliran campuran. Fasilitas dengan ukuran produk yang bervariasi dapat sangat diuntungkan. Robot humanoid dapat beradaptasi secara cepat tanpa perlu pemrograman ulang yang mahal. Fleksibilitas ini mengurangi waktu henti dan meningkatkan efektivitas peralatan secara keseluruhan (OEE). Perusahaan dapat mengalihkan pekerja manusia ke tugas yang lebih kompleks dan bernilai tambah.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQs)

Q1: Apa keuntungan utama dari robot humanoid di pabrik?

Keunggulan utamanya adalah kemampuan beradaptasi. Robot ini dapat beroperasi di lingkungan yang dirancang untuk manusia. Ini termasuk menggunakan alat standar dan menavigasi lorong. Oleh karena itu, robot ini mudah diintegrasikan ke dalam alur kerja yang sudah ada.

Q2: Seberapa andal robot dalam pengujian Siemens?

Robot tersebut menunjukkan keandalan tinggi. Robot ini mencapai waktu operasi lebih dari delapan jam. Robot ini juga beroperasi terus menerus selama lebih dari 30 menit tanpa intervensi.

Q3: Industri apa yang akan mengadopsi teknologi ini terlebih dahulu?

Manufaktur elektronik dan logistik otomotif adalah pengguna awal. Sektor-sektor ini memiliki kebutuhan penanganan material yang kompleks. Mereka juga memiliki infrastruktur yang diperlukan untuk otomatisasi tingkat lanjut.

T4: Apakah ini berarti robot humanoid akan menggantikan pekerja manusia?

Tidak, tujuannya adalah kolaborasi, bukan penggantian. Robot-robot ini mengambil alih tugas yang berulang dan menantang secara ergonomis. Akibatnya, pekerja manusia dapat fokus pada pengawasan, kontrol kualitas, dan perakitan yang kompleks.

T5: Apa langkah selanjutnya setelah bukti konsep yang berhasil ini?

Tahap berikutnya melibatkan penskalaan teknologi. Harapkan program percontohan yang lebih lama dan pengujian tugas yang lebih kompleks. Penyebaran komersial yang lebih luas akan mengikuti setelah validasi lebih lanjut.

Mitra: NexAuto Technology Limited

Pertanyaan: sales@nex-auto.com, +86 153 9242 9628

Periksa item populer di bawah untuk informasi lebih lanjut di AutoNex Controls

330191-00-08-10-00 330703-000-090-10-02-00 FC5-30MR-DC
330191-00-08-10-CN 330703-010-060-10-01-CN FC5-40MR-DC
330191-00-08-05-00 330703-000-050-10-01-00 FC5-20MN-DC
330191-00-08-90-00 330704-000-050-10-01-00 FC5-30MN-DC
330191-00-70-90-05 330704-000-050-10-01-05 FC5-40MN-DC
IC754VGI06MTD 140CPU67261 IC754VGI06SKD
140CPU65160C 140DAO84010 IC754VGB06CTD
140CPU31110C 140NOC78100C IC755CKW10CDM
140DVO85300C 140XTS33200 IC755CKW12CDM
140AIO33000 140XCA71709 IC755CKW15CDM
330704-000-050-10-02-00 IC755CSS06RDA IC755CSS10CDA
Kembali ke blog

Tinggalkan komentar

Harap dicatat, komentar perlu disetujui sebelum dipublikasikan.